Warga Kudus Diajak Implementasikan Wawasan Kebangsaan
Anggara Jiwandhana
Selasa, 4 Oktober 2022 12:11:01
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo mengajak para generasi milenial untuk mengimplementasikan wawasan kebangsaan sebagai cara pandang bangsa Indonesia dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dia yakin, dengan memperkokoh wawasan kebangsaan akan lebih menguatkan rangka kebhinekaan. Serta, dapat membentuk nilai toleransi dalam bernegara.
Hal tersebut diungkapkan Hartopo saat mengisi materi wawasan kebangsaan dan kebhinekaan dengan tema ”Memperkokoh Wawasan Kebangsaan Dalam Rangka Merawat Kebhinekaan” di Gedung Muslimat NU Desa Janggalan Kecamatan Kota, Senin (3/10/2022) malam.
”Saya yakin panjenengan sudah mendapatkan materi tentang Wawasan Kebangsaan mulai SD-SMA, tapi hanya berbentuk teori semata. Padahal tak hanya teori saja, namun perlu diimplementasikan dalam kehidupan nyata,” ujarnya.
Hartopo kemudian mengajak masyarakat untuk memahami nilai kebhinekaan yang memiliki makna 'Meskipun berbeda tetapi tetap jadi satu', yakni bangsa Indonesia.Tentunya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Bupati Kudus saat mengisi materi wawasan kebangsaan, Senin (3/10/2022) malam. (Murianews/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo mengajak para generasi milenial untuk mengimplementasikan wawasan kebangsaan sebagai cara pandang bangsa Indonesia dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dia yakin, dengan memperkokoh wawasan kebangsaan akan lebih menguatkan rangka kebhinekaan. Serta, dapat membentuk nilai toleransi dalam bernegara.
Hal tersebut diungkapkan Hartopo saat mengisi materi wawasan kebangsaan dan kebhinekaan dengan tema ”Memperkokoh Wawasan Kebangsaan Dalam Rangka Merawat Kebhinekaan” di Gedung Muslimat NU Desa Janggalan Kecamatan Kota, Senin (3/10/2022) malam.
”Saya yakin panjenengan sudah mendapatkan materi tentang Wawasan Kebangsaan mulai SD-SMA, tapi hanya berbentuk teori semata. Padahal tak hanya teori saja, namun perlu diimplementasikan dalam kehidupan nyata,” ujarnya.
Hartopo kemudian mengajak masyarakat untuk memahami nilai kebhinekaan yang memiliki makna 'Meskipun berbeda tetapi tetap jadi satu', yakni bangsa Indonesia.Tentunya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.
”Dengan menjunjung tinggi nilai toleransi, maka kita akan dapat bersatu sebagai bangsa Indonesia dan tidak membeda-bedakan dengan yang lain, toleransi membuat perbedaan yang dapat menjadikan persatuan dan kesatuan,” tegasnya.
Plt Kepala Badan Kesbangpol Harso Widodo mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan guna memberikan pemahaman pada masyarakat akan arti pentingnya pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.
”Ini sebagai forum komunikasi dan silaturahmi untuk menjaga idelologi Pancasila dalam rangka menumbuhkan dan mengembangkan serta menjiwai Wawasan Kebangsaan serta membina kesadaran untuk menjaga hubungan sesama manusia dalam kehidupan kesehariannya,” tandasnya.
Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha