Lelang Pembelian Mesin Rokok Pemkab Kudus Diundur
Anggara Jiwandhana
Senin, 10 Oktober 2022 11:20:20
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menunda pelaksanaan lelang pembelian mesin rokok jenis MK 8.
Alasannya karena pihak dinas ingin lebih memastikan kelaikan dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKGN) di mesin tersebut. Sehingga dibutuhkan verifikasi dan survei lanjutan.
Mesin buatan Taiwan itu sesuai rencana sebenarnya akan dimasukkan ke proses lelang Pemkab Kudus pada pekan ini.
”Namun karena kami ingin mengecek dengan detail mesin tersebut kami menunda pelaksanaan lelangnya untuk kembali melakukan survey,” kata Kepala Disnaker Perinkop UMKM Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati, Senin (10/10/2022).
Baca: Dok! Pemkab Kudus Tetap Putuskan Beli Mesin Rokok Buatan Taiwan
Dia mengungkapkan, timnya kini tengah pergi ke sejumlah lokasi untuk pengecekan komponen dalam negeri.
”Sehingga ketika sudah benar masuk lelang, sudah tidak ada masalah apa-apa,” ungkapnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi: Mesin pembuat rokok di KIHT Kudus (Murianews Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menunda pelaksanaan lelang pembelian mesin rokok jenis MK 8.
Alasannya karena pihak dinas ingin lebih memastikan kelaikan dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKGN) di mesin tersebut. Sehingga dibutuhkan verifikasi dan survei lanjutan.
Mesin buatan Taiwan itu sesuai rencana sebenarnya akan dimasukkan ke proses lelang Pemkab Kudus pada pekan ini.
”Namun karena kami ingin mengecek dengan detail mesin tersebut kami menunda pelaksanaan lelangnya untuk kembali melakukan survey,” kata Kepala Disnaker Perinkop UMKM Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati, Senin (10/10/2022).
Baca: