500 Relawan Disiagakan untuk Tangani Bencana di Kudus
Anggara Jiwandhana
Selasa, 11 Oktober 2022 13:08:27
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyiagakan sekitan 500-an relawan untuk bersiap menghadapi bencana alam yang mungkin terjadi di akhir tahun 2022 ini.
Jumlah tersebut tersebar di sembilan kecamatan di Kota Kretek dan siap sedia bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam.
”Kalau diinvetarisir ada sekitar 500-an orang relawan, itu dari berbagai organisasi kemanusiaan juga,” kata Subkoordinator Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus Munadji, Selasa (11/10/2022).
Mereka juga dibagi ke dalam spesialis-spesialis penanggulangan bencana. Mulai dari spesialis banjir dan longsor hingga spesialis penanganan angin kencang atau evakuasi korban tenggelam dan kebakaran.
Namun, dalam pelaksanaannya tetap dilakukan secara kondisional dengan memperhitungkan jarak relawan dengan lokasi kejadian. ”Jadi tetap kesiapsiagaan penanganan jadi yang utama,” sambungnya.
Kabupaten Kudus, lanjut Munadji, saat ini menjadi satu dari sekian banyak daerah yang tengah dilanda cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung hingga lima hari ke depan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Sejumlah relawan BPBD Kudus dengan kendaraan operasionalnya. (Murianews/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyiagakan sekitan 500-an relawan untuk bersiap menghadapi bencana alam yang mungkin terjadi di akhir tahun 2022 ini.
Jumlah tersebut tersebar di sembilan kecamatan di Kota Kretek dan siap sedia bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam.
”Kalau diinvetarisir ada sekitar 500-an orang relawan, itu dari berbagai organisasi kemanusiaan juga,” kata Subkoordinator Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus Munadji, Selasa (11/10/2022).
Mereka juga dibagi ke dalam spesialis-spesialis penanggulangan bencana. Mulai dari spesialis banjir dan longsor hingga spesialis penanganan angin kencang atau evakuasi korban tenggelam dan kebakaran.
Namun, dalam pelaksanaannya tetap dilakukan secara kondisional dengan memperhitungkan jarak relawan dengan lokasi kejadian. ”Jadi tetap kesiapsiagaan penanganan jadi yang utama,” sambungnya.
Kabupaten Kudus, lanjut Munadji, saat ini menjadi satu dari sekian banyak daerah yang tengah dilanda cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung hingga lima hari ke depan.
Baca: