Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Sejumlah pihak swasta di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, ikut mencegah terjadinya bencana banjir di Kota Kretek. Salah satunya adalah Pura Group yang belakangan ini melakukan sejumlah aksi pencegahan di desa rawan banjir, Desa Jati Wetan, Jati, Kudus.

Sejak awal September lalu,  setiap Sabtu, Pura Group bersama-sama dengan masyarakat Jati Wetan melakukan pembersihan saluran desa di wilayah desa Jati Wetan dan Desa Jati Kulon.

”Ini yang akan kami lakukan selama 1-2 bulan ke depan sampai musim hujan datang,” kata Direktur HR-GA Pura Group, Agung Subani, Sabtu (15/10/2022).

Selain itu, lanjut dia, Pura Group juga telah menyiapkan satu unit mobil siaga banjir yang siap di terjunkan untuk penanganan kondisi darurat banjir.

Mobil tersebut, bisa dipergunakan untuk penyuplai air bersih maupun penyedotan genangan banjir. Pura, lanjut Agung, juga menyiagakan mobil ambulans untuk kebutuhan masyarakat sekitar.

”Kami sudah koordinasi dengan desa sekitar, barangkali ada yang membutuhkan ambulans, untuk kondisi darurat maka kepala desa bisa koordinasi dengan tim kami di lapangan,” terangnya.
Baca: Camat di Kudus Diinstruksikan Lakukan Mitigasi BencanaSementara itu, Bupati Kudus HM Harto memerintahkan camat untuk melakukan mitigasi bencana. Hal tersebut dilakukan seiring tingginya intensitas hujan yang melanda Kota Kretek.Adapun daerah rawan bencana di Kudus yakni Kecamatan Dawe dan Gebog yang sering terjadi tanah longsor. Kemudian banjir sering terjadi di Kecamatan Mejobo, Undaan, Jekulo, Jati, dan Kaliwungu.Camat hingga kepala desa selaku pimpinan wilayah itupun diminta untuk segera melakukan hal ini. Agar ketika terjadi kegawatdaruratan bencana, penanganannya tidak terlambat.Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler