Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kudus Putut Winarno mengungkapkan, 88 formasi tersebut di antaranya terdiri dari 12 profesi dokter, 13 bidan, dan 18 perawat.

Sementara sisanya tenaga kesehatan lain. Seperti nutrisionis, sanitarian hingga terapis gigi dan mulut.

”Pembukaan pendaftaran sudah mulai sejak pekan kemarin melalui webside SSCASN,” kata Putut, Senin (7/11/2022).

Baca: Kudus Buka 411 Formasi Guru PPPK, Prioritas untuk Golongan Ini

Untuk pendaftar lowongan tenaga kesehatan, Putut menyampaikan para pelamar haruslah sudah terdaftar di database sumber daya manusia (SDM) kesehatan milik Kementerian Kesehatan.

”Kami harapkan mereka ikut mendaftar, karena memang tenaga kesehatan cukup dibutuhkan untuk formasi tahun ini,” sambungnya.

Selain membuka 88 lowongan tenaga kesehatan, Pemkab Kudus juga turut membuka 15 lowongan tenaga teknis. Hanya terkait petunjuk pelaksanaan, Pemkab Kudus masih menunggu arahan dari pusat.

”Tahun ini memang cukup berbeda, terpisah-pisah, sepertinya yang kesehatan juga di-handle Kementerian Kesehatan langsung,” ungkapnya.
”Tahun ini memang cukup berbeda, terpisah-pisah, sepertinya yang kesehatan juga di-handle Kementerian Kesehatan langsung,” ungkapnya.Baca: Rekrutmen PPPK di Kudus Segera Dibuka, Ini Jumlah FormasinyaPemerintah Kabupaten Kudus sendiri, pada tahun 2022 ini juga membuka lowongan guru PPPK sebanyak 411 formasi. Hanya, lowongan tersebut diprioritaskan diisi oleh sejumlah golongan.Adapun golongan-golongan tersebut berasal dari pelamar PPPK prioritas pertama. Yakni eks tenaga honorer K II, guru non ASN, lulusan PPG, serta guru swasta.Yang mana, mereka semua telah mengikuti seleksi PPPK jabatan guru tingkat Sekolah Dasar (SD) ataupun sekolah Menengah Pertama (SMP) di tahun 2021 kemarin dan dinyatakan lolos passing grade.Sementara total alokasi lowongan PPPK pada 2022 ini adalah sebanyak 514 formasi. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler