Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tanpa pandang suku, agama, ras, dan budaya, para pahlawan bisa memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

”Harusnya ini bisa dicontoh oleh generasi saat ini, betapa mereka bisa memperjuangkan bangsa Indonesia tanpa memandang sara, ini yang harusnya dicontoh,” ujar Hartopo usai Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (10/11/2022).

Melalui peringatan Hari Pahlawan ini, Hartopo pun mengajak semua elemen masyarakat Kudus untuk mengenang jasa pejuang yang telah gugur membela bangsa dan negara di era dahulu hingga sekarang.

”Mereka patut diapresiasi dan dikenang semua jasa-jasanya. Generasi saat ini perlu merawat kemerdekaan yang sudah diusahakan para pahlawan itu,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hartopo ikut membacakan sambutan dari Menteri Sosial RI.

”Dengan hanya berbekal bambu runcing pun, para pahlawan dengan semangat bergerak serempak menghadang musuh yang merupakan Pemenang Perang Dunia dengan persenjataan terbaiknya,”  ucapnya.
”Dengan hanya berbekal bambu runcing pun, para pahlawan dengan semangat bergerak serempak menghadang musuh yang merupakan Pemenang Perang Dunia dengan persenjataan terbaiknya,”  ucapnya.Baca: Sejarah Singkat Hari Pahlawan yang Diperingati setiap Tanggal 10 NovemberPara Pejuang Kemerdekaan Indonesia, tutur Hartopo, secara gagah berani melawan tentara–tentara musuh yang bersenjata lengkap, tidak akan mau menyerah pada siapapun juga.Para pejuang sepenuhnya percaya bahwa masa depan kita, anak dan cucu kandung revolusi Indonesia sangat layak untuk diperjuangkan.”Para pejuang telah berkorban sampai tetes darah penghabisan untuk kemerdekaan yang sesungguhnya dan bukan pemberian dari siapapun, melainkan berkat dan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa,” tandasnya.Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler