Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Adapun total bantuan dana yang dikucurkan adalah sebesar Rp 500 juta. Penyerahan bantuan, dilaksanakan dua kali. Pada kesempatan pertama bantuan dikucurkan sebesar Rp 100 juta pada beberapa waktu lalu. Sementara bantuan kedua diserahkan Sabtu (12/11/2022) sebesar Rp 400 juta.

Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis oleh perwakilan pemilik KSP Rukun Abdi Luhur, Irwansyah kepada Nadhir dan Takmir Masjid Al Husna, di depan pelataran lokasi pembangunan masjid.

”Selain dari KSP Rukun Abdi Luhur, bantuan yang dikucurkan ini juga merupakan shadaqah jariyah dari H Sutrimo dan Hj Akhadah selaku pendiri dan owner KSP Rukun Abdi Luhur, semoga bantuan ini bermanfaat untuk pembangunan masjid Al Husna,” ucapnya.

Dia menambahkan, keberadaan masjid tersebut diharapkan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar bahkan para keluarga pasien RS Kumala Siwi.

”Tentu ini sangat bermanfaat karena selama ini banyak keluarga pasien RS Kumala Siwi yang kebingungan cari masjid untuk shalat Jumat. Karena masjid yang ada letaknya cukup jauh,”ungkapnya.

BACA JUGA: BPPK 45 Kudus Sosialisasikan Semangat Pejuang Melalui Sepeda OnthelSementara itu, Nadhir Masjid Al Husna, H Misbakhul Anam mengatakan bantuan dari KSP Rukun Abdi Luhur beserta ownernya H Sutrimo dan Hj Akhadah sangat bermanfaat bagi proses pembangunan masjid.Selama ini di wilayah tersebut memang hanya ada mushala kecil. Dengan semakin banyaknya pemukiman warga, kebutuhan akan tempat ibadah yang lebih besar sudah mendesak untuk dilakukan.”Apalagi di sekitar lokasi juga ada tempat publik lain seperti RS Kumala Siwi, pasar hingga kampus Poltekun. Tentu masjid ini nanti sangat bermanfaat sebagai tempat ibadah yang lebih representatif,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Budi Santoso

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler