Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selain itu, pohon tumbang juga sempat memutus kabel telepon dan listrik. Serta mengganggu arus lalu lintas di sejumlah titik.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya, kerugian akibat kerusakan bangunan diperkirakan mencapai Rp 15 juta.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Mundir mengatakan, mayoritas pohon yang tumbang berusia cukup tua. Sehingga ketika diterpa angin kencang, akarnya tidak kuat menopang batang pohon.

Ada juga yang hanya bagian ranting besarnya saja. ”Kami langsung menerjunkanp personel untuk pembersihan, memang tadi hujannya deras dan anginnya juga lumayan kencang,” ucapnya Selasa petang.

Untuk saat ini, tim BPBD Kudus telah berhasil melakukan pembersihan ranting pohon. Terlebih ranting-ranting yang tumbang di seputaran jalan raya.

”Masyarakat, TNI dan Polri tadi juga membantu jalannya pembersihan,” pungkasnya.BPBD Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyiagakan sekitan 500-an relawan untuk bersiap menghadapi bencana alam yang mungkin terjadi di akhir tahun 2022 ini.Jumlah tersebut, kini tersebar di sembilan kecamatan di Kota Kretek dan siap sedia bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler