Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam perjalanannya menjadi bupati, Hartopo, awalnya menjabat sebagai wakil bupati mendampingi mantan Bupati Kudus HM Tamzil.

Namun saat Tamzil ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan divonis penjara karena tersandung kasus korupsi, dia diangkat menjadi seorang bupati dan hingga kini tidak memiliki wakil.

”Duh kalau yang itu saya tidak ambil pusing, saya bahkan tidak mikir,” kata Hartopo, Rabu (30/11/2022).

Saat ini, dia mengaku ingin lebih fokus melayani masyarakat ketimbang memikirkan. Apalagi, sejumlah program kerjanya sampai saat ini belum berjalan maksimal.

”Saya ingin fokus mensejahterakan rakyat di Kudus dan menjalankan program-program,” ujarnya.

Baca: Bupati Beri Isyarat UMK Kudus 2023 Naik 6,5 Persen

Hartopo pun memastikan akan tetap menjalankan program-program kampanyenya di sisa masa jabatannya sebagai bupati di tahun 2023 mendatang.

Seperti tunjangan guru swasta, santunan kematian, hingga uang tunggu pasien kelas III rumah sakit daerah.
Seperti tunjangan guru swasta, santunan kematian, hingga uang tunggu pasien kelas III rumah sakit daerah.Hartopo menyebut, selama ini program-programya juga telah berjalan dengan baik. Walau dalam perjalanannya, ada yang berubah karena regulasi dan ketersediaan anggaran daerah.Baca: Mulai Dibongkar, Bupati Kudus Janji Hijaukan Kembali Jalan dr Loekmono HadiTerkait program uang tunggu untuk penunggu pasien kelas III rumah sakit daerah, Hartopo mengatakan program tersebut memang sempat mandek.Namun untuk tahun depan, atau tahun terakhirnya menjabat Bupati Kudus periode yang pertama, pihaknya akan mengupayakan program tersebut dijalankan kembali.”Nanti akan dianggarkan melalui Dinas Sosial agar masyarakat juga bisa kembali merasakan manfaatnya,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler