Serikat Buruh Usulkan UMK Kudus 2023 Naik Jadi Rp 2,5 Juta
Anggara Jiwandhana
Kamis, 1 Desember 2022 09:35:18
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Nominal tersebut naik sekitar 6,5 persen dari UMK Kudus 2022 yakni sebesar Rp 2.381.111,69. Angka ini didapatkan dari formulasi UMK tahun 2022 dikali dengan inflasi Kabupaten Kudus sebesar 6,4 persen.
Ketua KSPSI Kudus Andreas Hua mengatakan, nominal tersebut dinilai sangat layak untuk ditetapkan sebagai UMK Kudus 2023. Mengingat makin banyakanya komoditas kebutuhan pokok di Kudus yang mengalami kenaikan harga.
”Sebenarnya kami ada dua usulan. Untuk nominal Rp 2,5 juta diperuntukkan bagi pekerja dengan masa kerja di atas satu tahun,” katanya, Kamis (1/12/2022).
Baca: Bupati Beri Isyarat UMK Kudus 2023 Naik 6,5 Persen
Sementara untuk pekerja di bawasa satu tahun, pihaknya mengusulkan untuk menerapkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 18 tahun 2022, sehingga nominalnya jadi Rp 2.439.813,98.
KSPSI akan mendorong Bupati Kudus untuk mengeluarkan surat edaran agar para pengusaha mau menerapkan UMK ini. Saat ini Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kudus, masih belum sepakat dengan usulan UMK Kudus 2023 tersebut.
Apindo memilih untuk kembali menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 yang mengatur batas atas dan batas bawah pengupahan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



