Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pada tahun ini utamanya di akhir tahun ini, kata Samani, Pemkab Kudus memang sedang bejibaku menurunkan laju inflasi dengan sejumlah cara. Mulai dari pasar rakyat, pasar murah, hingga pemberian bantuan langsung tunai (BLT).

”Di tahun depan kami yakin pemerintah daerah bisa mengatasi inflasi lebih baik, program-program Pak Bupati Hartopo juga tebukti cukup berhasil menjelang akhir tahun ini. Jadi kemungkinan strateginya akan sama dan ada inovasi,” kata Samani, Senin (5/12/2022).

Di akhir tahun 2022 ini, sambung dia, inflasi di Kabupaten Kudus bisa dibilang masih aman. Walau memang masih di atas ambang batas inflasi nasional.

”Ini adalah hasil dari sinergitas bersama di bawah arahan Pak Bupati, di tahun depan kami harapkan ini bisa berjalan kembali,” ujar Samani yang juga merupakan Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kudus itu.

Baca: Pasar Rakyat Kecamatan di Kudus Diklaim Buahkan Hasil Positif

Samani menambahkan, Pemkab Kudus kini masih mengawasi lima sektor untuk menjaga agar inflasi tahunan di Kota Kretek bisa terkendali.Adapun lima sektor tersebut adalah ketersediaan bahan pangan, ketersediaan lapangan pekerjaan, keterjangkauan harga, kondisi pasar, dan kerjasama antardaerah.”Karena jika lima sektor ini lancar, inflasi kami yakin bisa terkendali di sisa bulan tahun 2022 ini,” ujarnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler