Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Data dari Dinas Perdagangan  Kabupaten Kudus, untuk harga cabai merah besar keriting kini dijual dengan harga Rp 23.000. Kemudian cabai rawit merah dijual dengan harga Rp 36.000. Sementara  untuk cabai rawit hijau masih stabil di harga tinggi yakni di Rp 20.000.

Untuk cabai merah besar biasa juga masih tinggi di harga Rp 30.000.

Selanjutnya untuk harga telur ayam negeri secara merata di Kudus berada di kisaran Rp 30.500 per kilogram. Sementara untuk telur ayam kampung, harga per 21 biji ada di harga Rp 44 ribu per kilogram.

Kemudian untuk komoditas minyak goreng curah, saat ini harga komoditas itu ada di Rp 14.500. Sementara untuk minyak goreng bermerk, rata di harga Rp 19.000 per liter.

Sementara untuk komoditas beras, untuk jenis IR64 kualitas premium saat ini berada di harga Rp 13.000 per kilogram. Sementara IR64 kualitas medium, ada di harga Rp 10.500 per kilonya.

Untuk daging sapi kualitas 1 harga perkilonya stabil di Rp 130.000. Untuk kualitas 2 juga stabil di harga Rp 115.000. Sementara daging ayam ras, ada di harga Rp 34.000 dan daging ayam kampung  ada di Rp 55.000.

Baca: Mengenal Cecak Batu Muria yang Ditemukan di Sungai Ceweng Kudus
Baca: Mengenal Cecak Batu Muria yang Ditemukan di Sungai Ceweng KudusKemudian Selanjutnya untuk komoditas bawang putih kini berada di harga Rp 25.000 sementara bawang merah ada di harga Rp 31.000 perkilogramnya.Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan Minan Mochamad menyebut, Kabupaten Kudus memang kerap mengalami fluktuasi pada harga bahan pokok.Itu dikarenakan Kudus memang masuk dalam daerah yang dipasok. Sehingga harganya tidak bisa ditentukan sendiri.”Karena Kudus ini kan masuk daerah yang dipasok ya, jadi memang harganya kita sering mengikuti harga pasar, tapi untuk soal stok, kami pastikan masih aman semua,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler