Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Untuk saat ini, progres pembongkaran median jalan tersebut baru sekitar 20 persen.

Kepala Dinas PUPR Kudus Arif Budi Siswanto mengatakan, progres yang minim itu masih sesuai jadwal. Pasalnya, progres akan semakin banyak ketika sudah mulai dilakukan pengaspalan.

Sementara saat ini, masih dilakukan pengurukan lubang bekas median dan taman yang ada di jalan utama menuju alun-alun Kota Kretek tersebut.

”Ini 20 persen bukan berarti rendah ya, karena memang progres yang banyak akan di pengaspalannya. Kalau sudah mulai langsung banyak, pokoknya tanggal 25 kami targetkan rampung,” katanya, Kamis (15/12/2022).

Baca: Pembongkaran Median Jalan Loekmono Hadi Kudus Dianggarkan Rp 2,4 Miliar

Arif menambahkan, sebelum median jalan dibongkar, lebar jalur lambat untuk akses kendaraan motor adalah sekitar 3,5 meter.

Sementara untuk lebar pada jalur cepat mobil adalah 5 meter. Sehingga ketika nanti pengerjaan rampung, lebar jalan bisa mencapai 8,5 meter. Dengan panjang kurang lebih sekitar 952 meter.”Jalannya akan lebih lebar dan masyarakat juga bisa lebih berkendara dengan nyaman,” pungkas Arif.Selain membuat jalan lebih lebar, pembongkaran median juga ditujukan untuk meningkatkan sektor perekonomian di Jalan Dokter Loekmono Hadi.Ketika median dihilangkan, toko-toko pada jalur lambat sebelah kiri akan lebih terlihat. Akses untuk belok dan parkir juga akan lebih mudah, sehingga diharapkan, kawasan tersebut akan semakin ramai.https://youtu.be/D8yNFI0mU1oReporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler