Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Itu dikarenakan rumah mereka telah terendam banjir setinggi satu meter. Sehingga memutuskan untuk pergi ke tempat pengungsian.

Para pengungsi didominasi oleh kaum wanita dengan usia bervariasi. Namun kebanyakan adalah lansia dan ibu rumah tangga beserta anaknya.

Kepala Desa Jati Wetan Kudus Agus Susanto mengungkapkan, para pengungsi mulai datang sejak pagi tadi.

”Mereka datang sendiri karena ketinggian air bertambah, dan dimungkinkan akan bertambah,” ucap Agus di lokasi pengungsian.

Untuk saat ini, banjir di Desa Jati Wetan Kudus memiliki tingkat ketinggian yang bervariasi. Di mana banjir paling dalam berada di ketinggian satu meter lebih. Sementara banjir di pinggir jalan memiliki ketinggian sekitar 30 sentimeter.

Baca: Tiga Desa di Kudus Digenangi Banjir

Kemudian untuk logistik, Agus mengatakan untuk saat ini kondisinya masih aman. Hanya dia berharap bantuan dari pihak-pihak terkair karena dimungkinkan jumlah pengungsi masih akan bertambah.

”Saat ini kami masih aman, namun memang kami berharap ada bantuan logistik,” pungkasnya.Camat Jati Fiza Akbar mengungkapkan, untuk Kecamatan Jati, ada lima desa yang terendam banjir. Adapun lima desa tersebut yakni Desa Jati Wetan, Desa Tanjungkarang, Desa Jetiskapuan, Desa Jati Kulon, dan Desa Pasuruhan Lor.Baca: Mobil dan Rumah di Hongosoco Kudus Rusak Tertimpa Tiang Listrik”Kami terus melakukan monitoring sampai saat ini, dua pengungsian juga sudah mulai aktif,” ucap Fiza.Dia pun memastikan kebutuhan dapur umum sudah siap. Utamanya di Desa Jati Wetan yang sudah mulai menampung ratusan pengungsi.https://youtu.be/od07yHCvimAReporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler