Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pengungsi kini tersebar di sejumlah lokasi pengungsian. Di mana yang paling banyak jumlah pengungsinya adalah di Balai Desa Jati Wetan Kudus. Yakni sebanyak 278 orang.

Kemudian, lokasi pengungsian selanjutnya adalah di aula DPRD Kudus sebanyak 213 jiwa.

Untuk Gereja Tanjungkarag Jati Kudus juga kini mulai penuh yakni ada sebanyak 152 jiwa. Selanjutnya Balai Desa Gulang yakni sebanyak 116 jiwa. Serta sejumlah lokasi pengungsian lain di Kecamatan Jati, Mejobo, dan Undaan Kudus.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Mundir mengungkapkan, pengungsi wanita paling mendominasi di semua lokasi pengungsian.

Baca: Sekda Kudus Beri Hadiah Mainan Viral Lato-Lato ke Anak Korban Banjir

Sementara jika diklasifikasikan secara umur, jumlah pengungsi dewasa ada sebanyak 300 orang, kemudian remaja 74 orang, lansia 117 orang, balita 68, dan anak 150 orang.
Sementara jika diklasifikasikan secara umur, jumlah pengungsi dewasa ada sebanyak 300 orang, kemudian remaja 74 orang, lansia 117 orang, balita 68, dan anak 150 orang.”Semua relawan kini disiagakan, baik di lokasi pengungsian maupun di lokasi bencana. Semoga cuaca bisa segera aman terkendali,” pungkas Mundir.Baca: Ratusan Korban Banjir Kudus Mengungsi di Gedung DPRDBupati Kudus HM Hartopo memastikan stok logisti di semua pos pengungsian banjir di Kudus. Hartopo juga memastikan pengungsi tinggal nyaman di pos pengungsian walau di kondisi yang serba terbatas.Dia juga memastikan pelayanan kesehatan bagi warga pengungsi berjalan dengan maksimal. Dia berharap pelayanan kesehatan bisa siaga 24 jam. Sehingga ketika ada yang sakit, bisa segera tertangani.Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler