Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Untuk wilayah hilir, Disbudpar mencatat beberapa objek wisata yang rusak. Yang mana keseluruhannya merupakan wisata air. Seperti wisata air Sangkalputung dan wisata air Temulus di Kecamatan Mejobo Kudus.
”Itu kan ada pemancingannya juga, nah ikannya hanyut kena banjir. Sama sejumlah infrastrukturnya terendam. Namun masih bisa digunakan nanti kalau sudah surut,” kata Kepala Disbudpar Kudus, Mutrikah, Kamis (5/1/2023).
Kemudian untuk wilayah hulu, mayoritas wisata alam terdampak bencana. Utamanya di Desa Rahtawu Kecamatan Gebog, Kudus. Di wisata sungai, pihaknya meminta untuk tidak beroperasi terlebih dahulu sampai kondisi stabil.
”Kami juga mengimbau masing-masing destinasi wisata untuk tetap membentuk satgas bencana, mereka diharapkan bisa selalu waspada,” ungkap Mutrikah.
Baca: Pengungsi Banjir Kudus Hampir Seribu Orang
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



