Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal tersebut dikarenakan sejumlah faktor. Seperti cuaca dan meluncurnya genangan-genangan air dari tempat tinggi ke wilayah yang lebih rendah.

Sejumlah desa di empat kecamatan pun berpotensi memiliki masa genangan banjir yang lama. Seperti di Desa Jati Wetan dan Jati Kulon yang ada di Kecamatan Jati. Kemudian ada Desa Payaman yang berada di Kecamatan Mejobo.

Di Kecamatan Undaan, ada Desa Karangrowo yang memiliki potensi banjir lama karena berada di titik terendah. Sementara di Kecamatan Kaliwungu ada Desa Setrokalangan, Blimbing Kidul, dan Gamong.

”Ini nanti juga tergantung curah hujan juga. Kalau hujannya berhenti potensi ke sana sedikit, semoga seperti itu,” kata Sub Koordinator Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Munaji, Jumat (6/1/2023).

Baca: Update Banjir Kudus: Seribuan Orang Mengungsi

Pihak BPBD Kudus terus memantau perkembangan dapur-dapur umum yang berjumlah 14 titik. Penyiapan stok logistik akan terus diupayakan dengan menggandeng banyak pihak.

”Saat ini bantuan masuk juga mulai banyak, sehingga untuk beberapa hari ke depan pasakannya masih sangat aman,” pungkasnya.Jumlah total pengungsi banjir di Kabupaten Kudus,  Jumat (6/1/2023) pagi tercatat sudah tembus seribu orang lebih. Atau tepatnya 1.076 orang dari 12 desa di empat kecamatan yang kini masih terendam banjir.Pengungsi paling banyak adalah di Balai Desa Jati Wetan, Jati, Kudus yang menampung 278 jiwa. Kemudian Aula DPRD 242 jiwa, Gereja Tanjungkarang yang menampung 161 jiwa dan Balai Desa Gulang yang menampung 122 jiwa.Sementara sisanya tersebar di tujuh pengungsian lainnya. Di antaranya di Balai Desa Karangrowo yang menampung 115 pengungsi dan Gedung JHU Ngemplak sepuluh jiwa. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler