Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Seperti di Desa Kesambi Kecamatan Mejobo dan Desa Karangrowo Kecamatan Undaan, serta daerah rendah lainnya.

”Memang curah hujannya ini menurun, namun ini masih ada yang meninggi karena air kiriman, jadi masih ada wilayah yang tergenang,” ujar Hartopo Jumat (6/1/2023).

Dia pun menyampaikan ada sejumlah wilayah yang nantinya harus dilakukan pompanisasi akibat air tak segera surut.

”Nanti akan kami koordinasikan, ini kemarin kami juga sudah laporan ke provinsi (Pemprov Jawa Tengah) kalau Kudus kekurangan pompa,” sambungnya.

Baca: Jumlah Pengungsi Banjir Kudus Berpotensi Tambah 25 Persen Lagi

Hartopo pun berharap apa yang dilakukan Pemkab Kudus saat ini akan berdampak dengan kurangnya banjir di Kudus. Walau memang masih belum bisa maksimal.

”Status siaga bencana juga masih ada, nanti akan kami upayakan terus penanggulangannya,” pungkas Hartopo.Sub Koordinator Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Munaji menambahkan, untuk ketinggian air rata-rata di wilayah banjir di Kudus adalah sekitar 30 hingga 60 sentimeter.Baca: Update Banjir Kudus: Seribuan Orang MengungsiNamun ada juga wilayah yang memiliki kedalaman banjir sekitar 80 sentimeter atau lebih. ”Seperti di Karangrowo Undaan itu yang di titik terendah juga masih satu meter lebih,” ungkapnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler