Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kecamatan Undaan, jadi wilayah yang paling banyak tergenang. Di mana ada sebanyak 2.264 hektare tanaman padi yang terendam banjir.

Selain Undaan, sawah di Kecamatan Jekulo juga terendam sebanyak 587 hektare. Kemudian Kecamatan Kaliwungu sebanyak 403 hektare, Kecamatan Mejobo ada 304 hektare,  dan Kecamatan Jati 147 hektare.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus Didik Tri Prasetyo mengatakan, mayoritas umur padi yang tergenang berkisar antara satu hingga 120 hari setelah tanam (HST). Semetara ketinggian banjir rata-rata di ketinggian 20 sentimeter sampai satu meter.

”Kira-kira sudah dua pekan ini banjir merendam ribuan hektare tanaman padi Kudus, 3.486 hektare di antaranya bahkan terancam puso,” ujarnya, Jumat (13/1/2023).

Baca: Pemkab Kudus Tetap Minta Dua Embung untuk Atasi Banjir

Dia mengungkapkan, banjir yang terjadi ini dikarenakan intensitas curah hujan yang tinggi di Kudus beberapa waktu lalu. Di sisi lain, banyak sungai yang tidak bisa menampung air karena sedimentasi berlebih.
Hingga akhirnya, sungai tersebut limpas dan menggenangi area permukiman dan persawahan di Kudus.”Memang diperlukan adanya normalisasi sungai, bila perlu dibangunkan embung untuk menampung air-air limpasan,” pungkasnya.Baca: Belum Ada Temuan Kasus di Kudus, Warga Tetap Diminta Waspadai Ciki NgebulBanjir di Kabupaten Kudus sendiri pada tahun ini menggenangi sebanyak 32 desa di lima kecamatan di Kudus. Ada sekitar seribuan warga yang mengungsi akibat rumahnya terendam banjir.Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler