Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selain itu, penurunan angka kemiskinan juga diupayakan menjadi 7,32 persen di tahun ini.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kudus HM Hartopo dalam forum konsultasi publik rencana kerja Pemerintah Kabupaten Kudus tahun 2024 di Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (19/1/2023).

Hartopo mengungkapkan, pada tahun 2022 pemerintah daerah telah berhasil menurunkan angka kemiskinan dan menaikkan indeks pembangunan manusianya.

Di tahun ini, pihaknya ingin mengulang hal tersebut kembali agar Kabupaten Kudus menjadi wilayah yang lebih berkualitas.

”Ini tahun terakhir saya menjabat sebagai bupati di periode pertama, saya akan menyelesaikan tugas dan kami mengajak semua elemen untuk fokus membangun Kudus,” ujarnya.

Baca: Seleksi Perangkat Desa di Kudus: Delapan Perguruan Tinggi Digandeng

Dalam kesempatan tersebut juga, Hartopo mengungkapkan pemerintah daerah akan ikut menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Kudus. Di mana pada tahun 2022 ini adalah sebesar 3,21 persen dan ditarget turun menjadi 3,2 persen pada tahun 2023 dan 3,19 di tahun 2024.

Oleh karenanya, pihaknya akan mulai memfokuskan pembangunan sumber daya manusia yang lebih baik lagi. Dengan begitu peningkatan kesejahteraan masyarakat juga akan ikut mengiringinya.
Oleh karenanya, pihaknya akan mulai memfokuskan pembangunan sumber daya manusia yang lebih baik lagi. Dengan begitu peningkatan kesejahteraan masyarakat juga akan ikut mengiringinya.”Dari segi birokrasi kami akan mulai menata kembali tata pemerintahan yang lebih baik dan membangun wilayah secara berkelanjutan,” tandasnya.Baca: Kerugian Akibat Banjir Kudus Capai Rp 141 MiliarSekretaris Daerah Kabupaten Kudus Samani Intakoris menambahkan, forum konsultasi publik pada kesemapatan kali ini dihadiri sekitar 300 orang yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat. Penyampaian materi dilakukan secara daring dan langsung dari Pendapa Kabupaten Kudus.Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah menjadi forum bagi pemangku kepentingan untuk mencermati rancangan pembangunan daerah yang telah dibuat pemerintah daerah.”Selanjutnya adalah untuk mendapatkan masukan dari pemangku kepentingan terkait penyusunan RPD Kabupaten Kudus Tahun 2024-2026 dan RKPD Kabupaten Kudus Tahun 2024,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler