Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kudus Djatmitko Muhadi mengungkapkan, selain karena lokasinya yang dikeluhkan pedagang terlalu jauh, alasan higienitas lokasi jadi pertimbangan utama.

”Lokasinya memang kemarin dikeluhkan pedagang cukup jauh. Terus juga saat waktunya pasar ternak digelar, banyak kotoran ternak tersisa, nah ini nanti digunakan untuk komoditas sayur yang untuk dikonsumsi kan ya bagaimana,” ujar Djatmiko, Rabu (25/1/2023).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus kata dia, sempat melakukan simulasi peralihan dari pasar ternak di pagi hingga sore hari ke pasar sayur di malam hingga pagi hari.

Baca: Pedagang Sayur Pasar Bitingan Kudus Mau Direlokasi, Tapi Emoh ke Pasar Hewan

Hasilnya diakui cukup merepotkan saat membersihkan kotoran-kotoran hewan sisa pasar ternak di pagi hingga sore hari itu. Di mana pihak pembersih dalam hal ini Satpol PP Kudus mengeluarkan setidaknya enam tangki air mobil pemadam dan itu belum cukup.

”Padahal pembersihannya juga dari jam sembilan malam sampai jam dua pagi, itu saja belum beres,” sambungnya.Pemkab Kudus sendiri, lanjut dia, akan berupaya mencarikan solusi dan lokasi terbaik untuk relokasi pedagang sayur Pasar Bitingan Kudus.”Sebisa mungkin mengatasi masalah  tanpa membuat masalah lainnya,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler