Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Banjir juga diperparah dengan adanya tanggul jebol di aliran Sungai Piji. Sejumlah ruas jalan tergenang banjir hingga menyebabkan banyak pengendara tak bisa melintas.

Data di lapangan, banjir menggenangi area permukiman hingga ruas jalan di Kota Kretek. Sejumlah perumahan juga ikut tergenang banjir limpas tersebut.

Untuk saat ini, desa yang sedang terdata mengalami banjir limpasan adalah di Desa Pladen, Desa Tanjungrejo, Desa Ngembalrejo, Desa Hadiwarno, Desa Prambatan, Desa Mijen, Desa Hadipolo, Desa Klaling, Desa Kesambi, dan sejumlah desa lain yang dilalui aliran arus sungai.

Sementara ruas jalan yang tergenang cukup parah di antaranya berada di barat Jalan Lingkar Utara, Jalan Sunan Muria di Kecamatan Bae, hingga timur SPBU Peganjaran, dan Jalan Raya Mijen.

[caption id="attachment_357109" align="alignleft" width="1280"] Relawan BPBD Kudus mengecek tanggul yang jebol di Sungai Piji, Rabu (15/2/2023) malam. (Murianews/BPBD Kudus)[/caption]

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sendiri saat ini tengah melakukan penanganan banjir tersebut. Relawan saat ini juga tengah dikerahkan ke sejumlah titik, utamanya di wilayah yang terjadi tanggul jebol seperti di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo.

”Untuk saat ini kami masih melakukan pendataan di wilayah mana saja yang terdampak. Hanya jika melihat kondisi awal, ini hampir semua sungai di wilayah Kudus melimpas,” kata Subkoordinator Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kudus Munadji, Rabu malam.Baca: Kudus Gagas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Tingkat DesaUntuk penyebabnya, intensitas hujan yang tinggi menjadi salah satu faktor penyebab banyaknya sungai yang melimpas malam ini.”Kami ini sedang muter menangulangi titik-titik yang perlu penanganan cepat, seperti di Sungai Piji ini jebol 30 cm, semoga cuacanya setelah ini bisa aman terkendali,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler