Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bupati Kudus HM Hartopo menyebutkan, satgas ini diharapkan bisa membantu peran Bea Cukai Kudus dalam memerangi rokok ilegal.

Organisasi lintas sektoral yang ada di satgas ini ialah dari Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perdagangan, Kejaksaan Negeri, TNI Polri, dan Bea Cukai.

”Ini menjadi jelas ketika satgas atau tim ini diperbolehkan untuk menyetop bila ada minibus yang kedapatan membawa rokok ilegal untuk diarahkan ke Bea Cukai, nanti tugasnya akan diperjelas,” kata Hartopo usai sosialisasi barang kena cukai di Lantai 4 Setda Kudus, Jumat (17/2/2023).

Hartopo menilai, selama ini penindakan rokok ilegal di Kabupaten Kudus bisa dibilang sangat baik. Namun perlu adanya penambahan pencegahan peredaran rokok ilegal. Sehingga dibentuklah satgas ini.

”Ini kan ada anggaran sekitar Rp 1,3 miliar untuk sosialisasi, juga nanti untuk pengumpulan data informasi, hingga penindakan di lapangan, mudah-mudahan  bisa memaksimalkan penindakan,” ujarnya.

Baca: Ratusan Ribu Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Kudus dari Tiga Kabupaten
Baca: Ratusan Ribu Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Kudus dari Tiga KabupatenKetika nanti peredaran rokok ilegal bisa ditekan, maka diharapkan dana penerimaan cukai Pemkab Kudus bisa lebih maksimal lagi. Kemudian manfaatnya bisa dirasakan kalangan luas.Salah satunya untuk pembuatan sentra industri hasil tembakau (SIHT) dan perluasan kawasan industri hasil tembakau (KIHT) milik Pemkab Kudus.”KIHT dan SIHT nanti sangat membantu sekali untuk memberantas rokok ilegal serta memfasilitasi pelaku usaha kecil yang ingin memiliki pabrik,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler