Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bimbingan Teknis Juru Sembelih Halal di Gedung Serba Guna Desa Kandangmas Dawe Kudus, Selasa (21/02/2023). Bimtek tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Dia pun mengapresiasi sejumlah pemerintah daerah yang kini mengikuti jejak Pemprov Jateng dalam menyelenggarakan pelatihan juru sembelih halal (juleha). Beberapa di antaranya adalah Kabupaten Kudus dan Brebes.

”Saat ini sudah beberapa kabupaten/ kota yang mengikuti pelatihan itu. Kemarin saya datang di Brebes, ini di Kabupaten Kudus. Artinya, semua saya berharap juga akan segera mengikuti langkah kami di pemprov, untuk melatih para juru sembelih halal di kabupaten/ kota masing-masing,” tutur Gus Yasin.

Pada umumnya, lanjut dia, masyarakat muslim berasumsi bahwa daging maupun ayam sudah dipotong secara halal. Namun dalam praktiknya, tidak semua penyembelihan dilakukan dengan memenuhi unsur syari.

”Oleh karena itu pelatihan juru sembelih halal ini adalah bagian dari perlindungan konsumen, ini menjadi tugas pemerintah untuk menjaga asumsi itu agar tetap benar,” pungkasnya.

Baca: Difasilitasi Baznas, 40 Juru Sembelih Halal di Jateng Dapat Sertifikat
Baca: Difasilitasi Baznas, 40 Juru Sembelih Halal di Jateng Dapat SertifikatKepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kudus Syafi'i menuturkan, sejumlah keluhannya merujuk pada penyembelihan yang tidak memenuhi unsur syar'i.Di mana ada banyak hewan yang harus disembelih secara terburu-buru karena banyaknya hewan yang akan disembelih.”Hewan tersebut sebetulnya belum mati, tetapi langsung dimasukkan ke air mendidih,” ungkapnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler