Masih Banjir, Warga Jati Wetan Kudus Tagih Janji Menteri Basuki
Anggara Jiwandhana
Jumat, 24 Februari 2023 13:00:03
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Banjir diketahui kembali melanda desa tersebut. Banjir terjadi bahkan hampir sepekan ini. Kondisinya sempat surut saat pintu air Sungai Wulan dibuka. Namun meninggi kembali hingga 90 sentimeter saat sungainya penuh.
”Tolong sampaikan, kami sudah capek banjir terus-terusan,” ujar salah satu warga Khusni, Jumat (24/2/2023).
Kepala Desa Jati Wetan Kudus Agus Susanto mengungkapkan, warganya memang berharap penuh dengan janji Menteri PUPR beberapa waktu lalu.
”Solusi terbesar memang itu (normalisasi, red), warga berharap hal ini segera dilakukan. Kami dari kalangan bawah kalau bisa secepatnya merealisasikan janji normalisasi dan penambahan pompanya,” ujarnya.
Baca: Menteri Basuki Datang ke Kudus: Saya Malu Kalau Banjir Terus
Saat ini penanganan banjir di Desa Jati Wetan hanya bergantung pada tiga unit pompa air milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Yang mana hanya satu unit pompa saja yang saat ini sering aktif.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



