Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Yakni Desa Jati Wetan, Tanjung Karang, Jetis Kapuan di Kecamatan Jati. Kemudian Desa Karangrowo, Ngemplak, dan Undaan Lor di Kecamatan Undaan, dan Desa Payaman di Kecamatan Mejobo.

Ini merupakan banjir kedua di tahun ini. Di mana banjir pertama terjadi di akhir 2022 hingga Januari 2023.

Untuk jumlah warga yang terdampak, saat ini ada sebanyak 4.099 KK. Kemudian untuk jumlah rumah tergenang ada sebanyak 540 KK.

Selanjutnya untuk warga yang mengungsi, saat ini sudah ada 13 jiwa di Balai Desa Payaman Kecamatan Mejobo.

Baca: Banjir Kembali Rendam Doropayung Pati, 586 Rumah Terdampak

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus Mundir mengungkapkan, grafik bencana banjir masih akan berubah setiap waktu. Namun diharapkan bisa segera menurun karena cuaca hari ini cerah.

”Mulai ada pengungsi kemarin sore karena airnya mulai naik akibat hujan, semoga tidak bertambah hari ini,” ujarnya, Rabu (1/3/2023).

Walau begitu, BPBD telah menyiapkan kebutuhan logistik untuk pengungsi bila banjir kembali meluas di sejumlah desa. Di Desa Karangrowo Kecamatan Undaan juga telah membuka dapur umum untuk warga Dukuh Krajan dan sekitarnya.Selain itu, BPBD Kudus juga telah menyiapkan peralatan untuk mendukung evakuasi warga. Mulai dari perahu karet hingga peralatan penunjang lainnya.Baca: Sembilan Desa di Jekulo Kudus Gugat Unpad soal Seleksi PeradesSehingga ketika terjadi bencana lain juga sudah siap. Seperti bencana tanah longsor dan angin kencang.”Kami siagakan beberapa relawan di beberapa titik bencana untuk mengevakuasi bilamana ada warga yang membutuhkan bantuan,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News