Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bupati Kudus HM Hartopo mengungkapkan, pihaknya belum bisa memperbaiki sejumlah ruas jalan rusak karena cuaca yang masih kurang bersahabat. Selain itu, keterbatasan sumber daya manusia juga jadi penyebabnya.

”Kalau cuacanya hujan terus bagaimana, kita tidak bisa, harus nunggu terang dulu,” katanya, Jumat (3/3/2023).

Hartopo berjanji, ketika nanti cuaca mendukung, pihaknya akan segera memperbaiki semua jalan rusak di Kota Kretek. Meskipun tidak bisa dilakukan secara serempak.

”Ya itu karena kurangnya sumber daya manusia, makanya tidak bisa dilakukan secara serempak,” sambungnya.

Baca: Lewati Jalan Rusak di Jepara, Truk Muatan Kayu Terguling

Selain akan menambal jalan kabupaten, Hartopo juga berencana untuk menambal jalan nasional maupun provinsi. Dia telah meminta izin pada Gubernur Jawa Tengah untuk melakukan penanganan darurat.

”Saya pikir kerusakan tidak hanya di jalan kabupaten, tapi nasional dan provinsi, kemarin kami sudah izin untuk melakukan penambalan,” imbuh Hartopo.Baca: DPR RI Soroti Jalan Rusak Parah di Pati, Bilang Pemerintah Seperti Tak BekerjaPemkab Kudus sendiri, tambah dia, untuk saat ini sedang kekurangan anggaran untuk perbaikan jalan. Oleh karenanya mereka akan mengambil dana tidak terduga (TT) untuk melakukan perbaikan jalan.”Dana TT kan bisa untuk menanggulangi bencana, jalan rusak ini juga akibat dari bencana dan hujan yang terus menerus terjadi di Kudus,” pungkasnya.https://youtu.be/4hV66coEa6IReporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler