Banjir Kudus: 25 Ribu Lebih Warga Terdampak, 400-an Mengungsi
Anggara Jiwandhana
Sabtu, 4 Maret 2023 10:38:43
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Adapun rinciannya pengungsi banjir Kudus ini adalah di Balai Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus kini menampung 103 jiwa, kemudian di GKMI Tanjungkarang Jati sebanyak 141 jiwa, dan Jetis Kapuan Jati 15 jiwa pengungsi.
Selanjutnya, pengungsi banjir Kudus juga mulai menempati pengungsian di Balai Desa Gulang, Kecamatan Mejobo sebanyak 102 jiwa, Balai Desa Payaman Kecamatan Mejobo sebanyak 42 jiwa, dan Balai Desa Karangrowo Kecamatan Undaan 68 jiwa.
Sub koordinator Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Munaji mengungkapkan, bertambahnya jumlah pengungsi dikarenakan air genangan mulai meninggi.
Peningkatan ketinggian banjir Kudus ini merupakan dampak dari kiriman air di wilayah hulu. Debit Sungai Wulan juga masih tinggi sehingga tidak bisa dilakukan pembukaan pintu.
Baca: Banjir Kudus 2023 Disebut Paling Parah, Dua Bulan Warga Ngungsi Dua Kali
Jumlah pengungsi tersebut dimungkinkan akan terus bertambah bilamana curah hujan masih belum berkurang di Kudus. Apalagi, masih ada warga yang nekat bertahan walaupun air sudah masuk ke dalam rumah.
BPBD, sambung dia, juga akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menanggulangi dan mencegah dampak banjir yang lebih luas lagi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



