Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sementara total jumlah warga Kudus adalah sebanyak 868.079 jiwa. Sehingga 96.24 persen warga Kudus telah memiliki perlindungan untuk mengakses layanan kesehatan.

Atas hal tersebutlah Pemkab Kudus pun berhasil menerima UHC Award yang diberikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin. Pemberian penghargaan diberikan pada Selasa (14/3/2023).

Selain Kudus, ada 22 provinsi dan 333 Kabupaten dan Kota lainnya yang ikut menerima penghargaan ini di Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Andini Aridewi menyebutkan, penghargaan ini merupakan hasil sinergi yang baik antara pemkab dengan BPJS Kesehatan Cabang Kudus. Sehingga akhirnya dapat tercapai UHC di Kota Kretek.

Baca: Dewan Kesenian Kudus Dihidupkan Lagi

Dalam kesempatan yang sama, Andini mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian UHC di Kabupaten Kudus. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Kudus yang telah bekerja keras agar masyarakat Kabupaten Kudus bisa terjamin ke dalam Program JKN.
”Dengan telah tercapainya UHC di Kabupaten Kudus maka fasilitas kesehatan juga harus kian optimal dalam melayani. Ke depan kami akan terus memastikan seluruh penduduk Kudus tetap terjamin akses layanan kesehatannya melalui Program JKN-KIS,” ungkapnya Selasa.Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengungkapkan BPJS Kesehatan bekerja keras melakukan berbagai advokasi kepada pemerintah daerah. Tujuannya adalah agar seluruh penduduk di masing-masing wilayah dapat diintegrasikan dengan Program JKN-KIS.Baca: Gadis di Kudus Wadul Polisi karena Pacarnya Mabuk-mabukan Sama Cewek LainHasilnya, penyelenggaraan Program JKN-KIS saat ini sudah on the track dan telah terbangun sebuah ekosistem JKN-KIS yang kuat dan andal yang juga didukung oleh pemanfaatan teknologi informasi serta digitaliasi layanan yang terus dikembangkan. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler