Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebagian besar rumput di Alun-Alun Kudus itu rusak karena padatnya pengunjung pasar malam Dandangan Kudus.

Selain itu, wahana-wahana permainan berat pasar malam juga menjadi salah satu penyebab kerusakan rumput Alun-Alun Kudus.

Bahkan Kamis (23/3/2023) kemarin, Alun-Alun Kudus itu seperti kubangan. Di mana lapangan yang semula tertutup rumput rapi, terlihat menjadi kubangan air dan lumpur.

Para petugas kebersihan pun kini tengah memangkas rumput-rumput yang tersisa untuk kemudian bisa ditanam kembali. Sebelum itu, mereka secara bersama-sama membersihkan sampah yang ditinggalkan pengunjung dan penjual di area pusat kota itu.

[caption id="attachment_367183" align="alignleft" width="2560"]Alun-alun kudus, dandangan Kawasan Alun-Alun Kudus yang rusak akibat Pasar Malam Dandangan Kudus. (Murianews/Anggara Jiwandhana)[/caption]

Sobirin, salah satu petugas kebersihan mengatakan, pembersihan khusus wilayah Alun-Alun Kudus dilakukan mulai lepas sahur Jumat (24/3/2023) tadi.

Ada 12 orang petugas yang ikut membersihkan wilayah tersebut. Hasilnya, ada satu setengah truk sampah yang berhasil mereka angkut di jam 08.00 WIB pagi ini.

Pekerjaan mereka belum selesai. Sobirin mengatakan, mereka masih harus membersihkan detail-detail kecil hingga pengepelan lantai alun-alun yang kini berbau cumi dan sampah tersebut.Baca: Pasar Malam di Alun-Alun Kudus jadi Pro Kontra, Bupati: untuk Senangkan RakyatNamun, karena keterbatasan tenaga dan jam kerja, mereka akan menunda pelaksanaannya di esok hari kembali.”Hari ini kami diinstruksikan untuk pembersihan sampah, dan ya memang masih cukup banyak karena sampahnya memang banyak yang ditinggal,” ujarnya pada Murianews.com.Sebagai petugas kebersihan, dia mengaku tidak mempermasalahkan hal ini karena memang pekerjaannya. Namun, dia berharap masyarakat Kabupaten Kudus bisa semakin sadar akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya.”Ya kalau inginnya memang bisa membuang sampah di tempatnya ya Cuma ya memang orang beda-beda,” pungkasnya. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler