Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus Abdul Halil menyebutkan, pembersihan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB pagi. Pekerjaan baru akan rampung ketika Alun-Alun Kudus dirasa cukup bersih untuk digunakan kembali.

”Hari ini kami libatkan sekitar 150 petugas kebersihan untuk membuat Alun-Alun Kudus bersih lagi,” ujarnya, Sabtu (25/3/2023).

Untuk hari ini sendiri, pengerjaan akan difokuskan hanya pada pembersihan sisa sampah di tengah Alun-Alun Kudus dan menghilangkan bau tidak sedap pada lantainya.

Sejumlah tim pun dibuat. Ada yang fokus untuk membersihkan lapangan, ada juga yang bertugas untuk menyikat lantai alun-alun.

”Pokoknya hari ini kami fokus untuk membersihkan sisa sampah baik organik maupun nonorgani, dan juga membersihkan lantai ini agar baunya tidak begitu busuk,” ujarnya.

Baca: Bau Cumi Busuk Sisa Dandangan di Alun-Alun Kudus Akan Disemprot Cairan Karbol

Sementara terkait rumput, Halil mengungkapkan kerusakan rumput di Alun-Alun Kudus akibat pasar malam Dandangan mencapai 80 persen.
Walau begitu, pihaknya mengklaim perbaikan rumput Alun-Alun Kudus yang rusak hanya butuh waktu sekitar satu bulan.Halil sendiri sangat yakin rumput tersebut bisa tumbuh dengan sendirinya tanpa dilakukan penambahan rumput baru. Itu dikarenakan cuaca Kudus masih musim hujan.Baca: Cerita Petugas Kebersihan di Alun-Alun Kudus, Sampai Boyokan Angkat Kulit Jeruk”Ini kami sudah berikan pupuk atau vitamin, saya yakni intensitas hujan masih tinggi, rumput masih bisa tumbuh dengan sendirinya, tapi ini kami potong terlebih dahulu. Biar nanti tumbuhnya hampir rata,” tandasnya.https://youtu.be/BLJnYCxpkYI Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler