Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Namun spot Dandangan di  Alun-Alun Kudus nantinya hanya akan ditempati stan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) saja. Hal ini karena adanya kerusakan rumput di area itu pascagelaran karena wahana permainan.

”Kami telah evaluasi, nantinya agar lapangan khusus untuk stan UMKM saja,” katanya, Selasa (28/3/2023).

Pihaknya meminta dinas terkait berkoordinasi agar perbaikan dilakukan secepatnya. Sehingga, lapangan Alun-Alun Kudus bisa hijau kembali.

Pihaknya telah menginstruksikan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus untuk meremajakan rumput-rumput yang tidak bisa tumbuh kembali.

”Kami terus memantau agar segera dilakukan perbaikan. Termasuk berkoordinasi dengan stakeholder yang ada,” sambungnya.

Hartopo juga menginstruksikan dinas-dinas terkait untuk bisa bekerja sama dalam memulihkan kondisi Alun-alun. Semisal Dinas Pertanian bila memiliki benih rumput bagus, bisa untuk ikut membantu.

”Karena anggarannya hanya dari anggaran perawatan PKPLH saja, tidak ada penambahan anggaran,” ungkapnya.

Baca: Bupati Pastikan Alun-Alun Kudus Kembali Cantik Sebelum Lebaran
Kepala Dinas PKPLH Abdul Halil  mengklaim perbaikan rumput Alun-alun Simpang Tujuh Kudus yang rusak akibat tradisi Dandangan beberapa waktu lalu hanya butuh waktu sekitar satu bulan.Di sisi lain, Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencatat nilai transaksi jual beli di tradisi pasar malam Dandangan tahun 2023 ini mencapai Rp 14,7 miliar. Nominal transaksi tersebut tercapai selama kurang lebih 12 hari Dandangan Kudus digelar.Kabid Pedagang Kaki Lima (PKL) Dinas Perdagangan Kudus Imam Prayitno menyebutkan, nilai transaksi itu berasal dari 620 pedagang inti Dandangan dan 300-an pedagang seputar Kudus City Walk.Baca: Rumput Alun-Alun Kudus Hanya Dipupuk, Pemerhati: yang Tumbuh TekiImam menyebut, pihak dinas melakukan survei secara acak kepada mereka. Di mana untuk pendapatan per hari pedagang Dandangan bisa mencapai Rp 1,5 juta. Kemudian untuk pedagang seputar Kudus City Walk, omzetnya bisa mencapai Rp 1 juta per harinya.”Pasar Dandangan tahun ini benar-benar sangat meriah karena ada tambahan arena permainan di kawasan Alun-Alun Kudus, pengunjungnya pun berlipat-lipat sehingga nilai transaksinya naik,”  ungkapnya. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler