Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Di tahun 2022, Pemkab Kudus membuka 88 formasi untuk lowongan nakes. Namun dalam perjalanannya, hanya ada 77 pelamar yang akan dilantik

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kudus Putut Winarno menyebut, pemkab sebelumnya membuka lowongan petugas sanitarian untuk ditempatkan di Puskesmas Wergu Wetan. Tapi ternyata tidak ada yang mendaftar.

Begitu pula dengan lowongan nutrisionis untuk Puskesmas Jepang dan dokter gigi di Puskesmas Dersalam. Dua lowongan tersebut tidak ada yang mendaftar.

”Ini akan kami kaji kembali dan kami coba buka lagi lowongannya di tahun 2023 ini,” ucapnya Sabtu (1/4/2023).

Baca: 77 Nakes PPPK Kudus Dilantik April Mendatang

Pada tahun 2023 ini, kuota lowongan nakes pun akan diperbanyak. Pihaknya pun kini tengah menginventarisir kebutuhan tenaga kesehatan di Kudus. Mulai dari tenaga perawat hingga kebutuhan dokter-dokter spesialis.

Alasan ditambahnya kuota nakes pada tahun depan adalah karena pada lowongan 2022 ini, alokasi paling banyak terdapat pada lowongan guru. Sehingga pada tahun depan, kuota untuk lowongan ini akan dikurangi dan dialokasikan ke nakes ataupun ke tenaga teknis.
”Memang jumlahnya masih kurang, namun untuk pelaksnaan tahun ini alokasinya lumayan banyak sehingga di tahun depan bisa digunakan untuk formasi lainnya,” ujar Putut.Kabupaten Kudus sendiri, pada tahun 2022 ini menerima alokasi lowongan PPPK sebanyak 514 formasi. Di mana jumlah formasi paling banyak adalah formasi guru yakni 411 lowongan, kemudian disusul tenaga kesehatan, dan paling sedikit adalah tenaga teknis.Baca: Kemendikbud Ristek Pastikan Lebih dari 250.300 Guru Lolos Seleksi PPPK 2022Khusus untuk lowongan guru, lowongan tersebut diprioritaskan diisi oleh sejumlah golongan. Adapun golongan-golongan tersebut berasal dari pelamar PPPK prioritas pertama. Yakni eks tenaga honorer K II, guru nonASN, lulusan PPG, serta guru swasta.Yang mana, mereka semua telah mengikuti seleksi PPPK jabatan guru tingkat Sekolah Dasar (SD) ataupun sekolah Menengah Pertama (SMP) di tahun 2021 kemarin dan dinyatakan lolos passing grade. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler