Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Menyusul dilaksanakannya latihan Sispamkota yang dilaksanakan Rabu (06/03/2019) di depan Gedung KPU Jepara, pihaknya melihat sudah ada pemahaman dari semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.
Menurutnya, dalam pengamanan Pemilu 2019 ini semua elemen yang terlibat harus benar-benar memahami prosedur dan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam melaksanakan tugas.
Para personel harus bisa bertindak, bersikap tepat dan benar dalam sebuah koordinasi yang utuh. Sehingga penanganan gangguan pengamanan bisa dilakukan dengan tuntas tanpa menimbulkan persoalan lain.
“Koordinasi dan pengorganisasian dalam kegiatan ini sangat penting. Sebab Sispamkota tidak hanya melibatkan beberapa petugas namun ratusan bahkan ribuan personel. Tidak hanya dari Polres atau TNI, namun juga pemerintah, lembaga dan institusi terkait lainnya,” ujar AKBP Arif Budiman.
Pada Pemilu 2019 nanti, untuk pengamanannya akan melibatkan personel dari berbagai lembaga. Nantinya akan ada 550 personil Polres Jepara yang disebar dan 50 personel Brimob yang stand by di Mapolres Jepara.
Baca : Jika Ricuh Pemilu di Jepara Pecah, Begini Skenario yang Bakal Dilakukan Polisi dan TNI
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



