Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurut Dasuki, salah seorang pegawai di Kantor Disdukcapil, ledakan tersebut berasal dari jaringan listrik yang berada di sebelah barat halaman kantornya. Ledakan sempat terjadi beberapa kali, sebelum akhirnya terhenti.

“Palayanan administrasi kependudukan sempat bubar karena kejadian ini. Karena ledakannya keras, membuat semua yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan di jalan,” ujar Dasuki, Kamis (14/03/2019).

Sementara itu, Arwin Noor Isdiyanto, Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jepara, yang kantornya juga dekat lokasi kejadian membenarkan hal itu. Ledakan memang berasal dari aliran listrik yang ada di dekat kantor Disdukcapil Jepara.

Awalnya kejadian itu dipicu oleh robohnya tiang antenna WiFi yang ada di sebelah barat kantor Disdukcapil. Tiang yang terbuat dari besi tersebut kemudian menimpa kabel utama jaringan listrik PLN yang ada di depan kantor. Akibatnya terjadi korsleting listrik, hingga timbul ledakan beberapa kali.

“Tiang antenanya tadi sampai merah menyala, karena panas akibat listrik yang besar. Lalu terjadi ledakan besar beberapa kali, dan sempat membuat heboh di sekitar kantor Disdukcapil Jepara,” ujar Arwin.

Antena WiFi tersebut diketahui milik Noor Zainurroh, warga Panggang, Jepara. Lokasinya persis bersebelahan dengan kantor Disdukcapil Jepara.
Karena antena roboh menyangkut kabel jaringan PLN, akhirnya pipa antenanya panas membara. Aliran listrik juga tidak langsung mati, sehingga akhirnya timbul ledakan besar.Kepala PLN Area Jepara, Mulki Maulana membenarkan kejadian ini. Ledakan keras disebabkan karena terjadi arus pendek dari kabel jaringan dengan tanah yang dihantarkan oleh tiang antenna yang roboh.Korseleting ini akhirnya menimbulkan ledakan-ledakan, sebelum akhirnya membuat aliran listrik menjadi padam.“Setelah terjadi ledakan membuat aliran listrik mengalami trip (terputus). Sekitar dua jam akhirnya bisa dinormalkan kembali,” ujar Mulki Kinara. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler