Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sejumlah tokoh direncanakan akan hadir, di antaranya Habib Lutfi, Ganjar Pranowo, H. Maemoen Zubair dan Taj Yasin. Ribuan massa direncanakan akan hadir memadati Stadion GBK Jepara.

Sebelumnya, akan ada kirab budaya yang akan diikuti oleh sejumlah elemen masyarakat Jepara. Rombongan akan berangkat dari Alun-Alun Kota Jepara menuju Stadion GBK Jepara, sejauh kurang lebih 1,9 Km.

Ketua Panitia H. Maskur Zaenuri menyatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari sikap keprihatinan atas situasi yang berkembang menjelang Pemilu 2019. Pihaknya ingin mengajak agar perbedaan pilihan yang saat ini menempatkan masyarakat seperti saling berhadapan tidak berlarut-larut terjadi.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk bisa segera menyadari, bahwa perbedaan pilihan dalam Pemilu 2019 ini tidak boleh berlangsung terus menerus. Kami berharap, kesadaran bahwa nilai-nilai kebangsaan lebih penting dari sekedar pilihan berbeda bisa dikedepankan,” ujar Maskur Zaenuri, Rabu (10/4/2019).

Melalui Tausiah Kebangsaan ini, pihaknya juga ingin mengajak masyarakat luas untuk bisa melihat jauh ke depan. Pemilu 2019 bukanlah akhir dari tujuan berbangsa dan bernegara. Karena itu, situasi-situasi yang kurang menyenangkan karena perbedaan pilihan, harus bisa dihilangkan.
Melalui Tausiah Kebangsaan ini, pihaknya juga ingin mengajak masyarakat luas untuk bisa melihat jauh ke depan. Pemilu 2019 bukanlah akhir dari tujuan berbangsa dan bernegara. Karena itu, situasi-situasi yang kurang menyenangkan karena perbedaan pilihan, harus bisa dihilangkan.Perbedaan itu harus berakhir setelah tanggal 17 April ini, saat Pemilu 2019 digelar.“Kegiatan ini terbuka untuk umum. Sama sekali tidak berafiliasi terhadap kepentingan politik. Ada banyak pihak yang akan terlibat dalam kegiatan ini. Mudah-mudahan bisa memberi manfaat,” katanya. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler