Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bahkan nama-nama yang beredar saat ini yang dispekulasikan mempunyai potensi untuk lolos ke DPRD, bisa saja berbeda dengan hasil dari KPU mendatang.

Ketua KPU Jepara, Subchan Zuhrie menyatakan, saat ini pihaknya belum bisa berbicara mengenai siapa-siapa caleg terpilih yang akan duduk di DPRD Jepara. Proses penghitungan suara sejauh ini masih terus berlangsung. Secara berjenjang, proses ini paling lambat baru akan selesai pada 7 Mei mendatang.

“Jadi jelas, KPU Jepara dalam hal ini tidak memiliki hubungan apapun dengan adanya spekulasi mengenai caleg jadi untuk DPRD Jepara yang sudah beredar. KPU Jepara masih akan menunggu hasil penghitungan suara berjenjang diselesaikan,” ujarnya, Rabu (24/4/2019).

Subchan Zuhrie juga menegaskan, pada Pemilu 2019 ini metode penghitungan jumlah kursi untuk parpol di masing-masing dapil (daerah pemilihan) berbeda dengan Pemilu sebelumnya. Pada kali ini penghitungan itu dilakukan dengan metode yang disebut sebagai Sainte Lague.

Karena proses penghitungan suara secara berjenjang belum selesai, maka pihaknya belum bisa memastikan siapa-siapa yang akan mendapatkan kursi. Kalau kemudian ada pihak-pihak yang berspekulasi, maka hal itu bukanlah menjadi urusan KPU Jepara.

Sementara itu Komisioner KPU Jepara lainnya, Muhammadun menyatakan, KPU belum merilis hasil perolehan kursi DPRD Jepara.

Pernyataan ini disampaikannya, terkait beredarnya banyak infografis tentang perolehan suara dan kursi dari tiap caleg maupun partai politik, yang berpotensi diasumsikan sebagai hasil perolehan suara dari KPU.Ditegaskannya, yang akan disampaikan ke publik terkait perolehan kursi DPRD Jepara adalah hasil penghitungan dari masing-masing TPS, yang dilakukan secara manual berjenjang.“Untuk mengantisipasi spekulasi perolehan kursi yang kini  beredar di masyarakat terkait hasil pemilu 2019. Kami tentu akan menjaga tahapan pemilu ini tepat waktu. Terkait hasil, masyarakat bisa memedomani hasil  yang melalui  proses hasil rekapitulasi manual dan berjenjang,” ujar Muhammadun.Dengan metode Sainte Langue yang diterapkan berdasarkan aturan, spekulasi yang saat ini beredar tentang caleg jadi DPRD Jepara bisa saja berbeda dengan hasil resmi KPU Jepara nantinya. Karena itu semua pihak diminta untuk tetap menunggu hasil peghitungan suara yang tengah berproses. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler