Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selama ini, pelaku memang tinggal di rumah kakaknya, tepat di sebelah rumahnya (bukan tinggal serumah, seperti yang disebutkan pada berita pertama kasus ini di MURIANEWS.com-red). Dirinya juga tidak pernah merasa punya masalah dengan kakaknya tersebut. Bahkan sang kakak selama ini yang ngurus adalah dirinya.

“Sempat operasi hernia, saya yang mengurusnya. Kalau makan di warung atau ngambil barang di toko di kampung, saya yang membayarnya. Tapi kok begini dengan saya,” ujar Suwono, di Mapolsek Mayong, Kamis (16/5/2019).

Memang menurut dia, dalam beberapa hari terakhir, kakaknya yang hingga umur 54 tahun belum menikah tersebut, menunjukan gelagat tidak senang. Beberapa kali bertemu, kakaknya ‘mendelik’ kepada dirinya. Namun sampai kejadian ini berlangsung dirinya tidak mengetahui apa sebenarnya yang membuat kakaknya seperti itu.

Selain melotot, Suwono juga menyebut kakaknya beberapa kali marah-marah dan menantang dirinya. Namun demikian dirinya tidak pernah terbersit jika sampai akhirnya kakaknya membacok istri dan dua anaknya.

“Saya tidak percaya dengan kejadian ini. Kakak saya sendiri kenapa tega melakukan hal seperti itu kepada istri dan anak saya,” ujarnya sambil tersedu-sedu menahan kesedihan.

Polres Jepara masih harus bekerja keras menangani kasus ini. Suwarno sendiri, merupakan kakak kandung dari Suwono. Sampai berumur 54 tahun ini, Suwarno belum menikah dan tidak memiliki pekerjaan jelas. Hidupnya ditanggung oleh saudara-saudaranya.

Baca: Tanpa Sebab, Pria di Jepara Bacok 3 Orang Kerabatnya Sendiri
Baca: Tanpa Sebab, Pria di Jepara Bacok 3 Orang Kerabatnya SendiriSuwarno juga diyakini dalam kondisi sehat tidak ternganggu kejiwaannya. Setiap hari juga rajin ibadah salat lima waktu. Di kalangan tetangganya, pelaku juga dikenal sebagai seorang yang suka tadaruz. Sehingga kejadian ini menimbulkan keterkejutan di kalangan keluarga korban dan masayarakat sekitar.“Memang kasus ini cukup mengejutkan. Kami masih belum bisa mendapatkan keterangan dari korban dan pelaku. Masih akan kami dalami lebih dulu,” ujar Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Mukti Wibowo.Pelaku, meskipun sudah berhasil ditahan, sampai saat ini belum bisa diminta keterangan. Pelaku masih dalam kondisi yang belum stabil dalam kejiwaannya. Sedangkan tiga orang korban, sampai saat ini masih dalam perawatan intensif karena luka-luka yang dideritanya.“Kami baru bisa memeriksa sejumlah saksi-saksi dalam kejadian ini. Dalam beberapa keterangan, belum ada satupun yang bisa mengarah pada motif perbuatan pelaku. Kami masih akan kembangkan,” pungkasnya. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler