Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Bank Rakyat Indonesia (BRI) jauh-jauh hari sudah mengantisipasi hal ini. Mereka membuka layanan penukaran uang baru bagi masyarakat.
Assisten Manajer Operasional BRI Jepara, Agus Heri mengatakan, layanan ini bahkan sudah dibuka sejak 9 Mei 2019 lalu. Namun diakui, baru akhir-akhir ini warga mulai banyak yang menukarkan uang receh baru.
Sejak beberapa waktu lalu, BRI sudah menerima dropinguang pecahan baru dari BI (Bank Indonesia). Bahkan sudah ada dua kali dropping yang sudah dilakukan oleh BI. Pada kesempatan pertama, ada dropping sebesar Rp 1,6 miliar. Lalu pada kesempatan kedua di droping sebanyak Rp 1,2 miliar.
“Dropping yang diberikan tersebut diterima BRI dalam bentuk pecahan Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5 ribu, Rp 2 ribu dan dan Rp 1.000," ujar Agus Heri, Jumat (17/05/2019).
Agar uang pecahan baru bisa ditukar oleh masyarakat secara merata, maka BRI Jepara memutuskan hanya akan membatasi penukaran sebagnyak Rp 3,8 juta setiap hari untuk satu orang. Sehingga nantinya uang baru ini tidak hanya dimiliki oleh beberapa orang saja.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



