Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jepara, Dian Kristiandi menyatakan, saat ini pihaknya sudah memastikan akan ada tambahan sekitar 30 ribu tabung .

Dijelaskannya, pada bulan April 2019 lalu, alokasi elpiji 3 Kg di Jepara mencapai 765.520 tabung. Jumlah tersebut sudah termasuk tambahan fluktuatif sebanyak 15.120 tabung atau setara 2 persen.

“Pada bulan Mei ini,  alokasi reguler untuk Jepara sudah ditambah menjadi 795.200 tabung. Atau ada tambahan sebanyak 30 ribu tabung dibandingkan alokasi pada April sebelumnya,” kata Dian Kristiandi, Rabu (22/5/2019).

Jumlah tersebut dipastikan akan kembali ditambah dengan pasokan fluktuatif sebanyak 29.680 tabung. Jumlah ini setara dengan 3,7 persen dari alokasi reguler.

Dengan penambahan ini diharapkan sudah bisa mengantisipasi kebutuhan, sehingga tidak terjadi kelangkaan barang.

Masih menurut Dian Kristiandi, elpiji 3 kg bukan satu-satunya komoditas yang diantisipasi ketersediaan, distribusi, dan harganya. Pihaknya juga masih terus melakukan pemantauan kondisi pasar untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi.
Masih menurut Dian Kristiandi, elpiji 3 kg bukan satu-satunya komoditas yang diantisipasi ketersediaan, distribusi, dan harganya. Pihaknya juga masih terus melakukan pemantauan kondisi pasar untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi.Antisipasi juga terkait upaya menekan kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok masyarakat, dan keamanan distribusinya. Setidaknya, sampai saat ini sudah tiga kali mengunjungi sejumlah pasar tradisional di Jepara.“Kami juga menggelar pasar murah. Untuk tingkat kabupaten pada 22 Mei 2019, dan tingkat kecamatan diagendakan tanggal 22 Mei sampai 25 Mei,” tambah Dian Kristiandi.Untuk lebih cepat dalam mengatasi persoalan, para camat juga sudah diinstruksikan untuk memberikan informasi tercepat mengenai kejadian-kejadian di wilayah kerja masing-masing. Para cepat juga diminta untuk selalu dalam posisi on call. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler