Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Jepara, Nor Rosyid menyatakan, 1.148 calon jemaah haji itu terdiri dari 509 laki-laki dan 639 perempuan.

Mereka nanti akan diangkut ke Tanah Suci dalam empat kloter (kelompok terbang) dan satu kloter tambahan. Masing-masing Kloter 61, Kloter 62, Kloter 63 dan Kloter 64 serta satu kloter tambahan.

Kloter 61 yang akan menerbangkan rombongan pertama calon haji Jepara dari Embarkasi Solo pada 24 Juni 2019. Pada kloter ini sebanyak jemaah haji dari Jepara akan satu pesawat dengan calon haji dari Pati.

“Sebanyak 309 orang jemaah akan masuk ke kloter 61. Kloter 63 sebanyak 352 orang jemaah. Kemudian Klote 64 sebanyak 116 jemaah bergabung bersama jemaah Kudus. Sedangkan untuk Kloter tambahan akan ada sebanyak 19 orang,” ujar Nor Rosyid, Senin (17/6/2019).

Menjelang pemberangkatan, Kemenag Jepara sudah melakukan kegiatan manasik haji secara massal di halaman Gedung Haji Jepara.

Terpisah, Assisten III Setda Jepara, M Fatkhurrozi meminta agar para calon haji Jepara bisa benar-benar mempersiapkan diri menjelang keberangkatan. Kesiapan jasmani dan rohani harus bisa mereka jaga, baik sebelum maupun pada saat pemberangkatan nantinya.Persiapan fisik dan mental, menurutnya sangat dibutuhkan untuk bisa mendapatkan kualitas ibadah haji seperti yang diinginkan. Dengan fisik dan mental yang baik, mereka akan dapat melaksanakan ibadah haji sesuai dengan syariat, syarat dan rukun Islam.“Lebih dari itu, mereka nanti adalah duta dari Jepara dan Indonesia di Tanah Suci. Kesiapan mereka dalam berhaji akan menjadi bagian penting bagi hubungannya dengan citra bangsa Indonesia secara keseluruhan. Ini tetap harus dikedepankan juga,” katanya. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler