Dian Kristiandi Jengkel Masih Ada Warga BAB Sembarangan, Program Kali Lingkas Diluncurkan
Budi Santoso
Sabtu, 29 Juni 2019 13:08:30
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Plt. Bupati Jepara Dian Kristandi, menyatakan sangat prihatin sekaligus jengkel demi melihat kenyataan yang masih ada di masyarakatnya. Masalah BAB sampai saat ini masih menjadi masalah di antara masyarakatnya. Mereka masih memiliki kebiasaan BAB di sembarang tempat.
“Kenyataan ini jelas sangat memprihatinkan kendatipun jumlahnya tentu tidak banyak. Kami berharap masalah ini bisa segera terselesaikan penuh,” ujarnya Sabtu (29/6/2019).
Karena itu pihaknya sangat menunggu hasil dari program “Kaline Bening, Kakuse Sehat” atau yang kemudian disingkat menjadi ‘Kali Lingkas’. Program ini baru saja diluncurkan dalam sebuah kegiatan pencanangan yang digelar di Desa Tanjung, Pakis Aji, dalam pekan ini.
Dari kegiatan pencanangan Kali Lingkas dilaksanakan di aliran Kali (Sungai) Bening, Desa Tanjung, Dian Kristiandi berharap bisa segera mebgubah keadaan. Program ini menurutnya harus bisa membumi dan segera menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Jepara secara keseluruhan.
"Melalui program ini warga Jepara harus bisa memiliki budaya menjaga kebersihan sungai. Terutama, soal buang air besar, jangan lagilah melakukannya di sembarang tempat. Dari segi etika dan kesehatan jelas tidak baik,” tegasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



