Tiap Hari Jepara Produksi 1.125 Ton Sampah, Hanya 70 Ton Mampu Dibawa ke TPA
Budi Santoso
Jumat, 2 Agustus 2019 14:54:01
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara, Farikhah Elida melontarkan statemen menarik terkait sampah.
Menurutnya, di Kabupaten Jepara memiliki potensi produksi sampah sampai 1.125 ton setiap hari. Sebuah angka besar yang didasarkan pada potensi sampah setiap orang sebesar 0,5 kg setiap warga Jepara.
Dari 1.125 ton setiap hari, ternyata hanya 70 ton saja sampah bisa ditangani dan dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA). Sampah-sampah organik masih bisa diolah dan diurai di lokasi TPA. Namun untuk sampah anorganik (plastik) menjadi persoalan tersendiri. Sebab tidak semua bisa diambil dan didaur ulang.
“Karena itu, DLH akan terus mensosialisasikan pengurangan dan pengendalian sampah plastik. Dengan kemampuan TPA sampah Jepara yang masih jomplang dengan potensi produksi sampah, usaha untuk mengurangi penggunaan plastik harus dilakukan,” ujar Farikhah Elida.
Menjaga keseimbangan bumi dan menghentikan sampah plastik saat ini memang menjadi isu global. Plastik merupakan bahan yang butuh waktu sangat lama untuk bisa terurai. Hal ini bisa membahayakan lingkungan hidup dan bumi secara keseluruhan.
Karena itu DLH akan terus mensosialisasikan gerakan untuk mengatasi persoalan plastik ini. Warga di Jepara akan terus didorong untuk melakukan pemilihan sampah plastik dan pengurangan penggunaannya, sampai ke tingkat rumah tangga. Sehingga akan memudahkan dalam penanganan sampah plastik.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



