Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kejadian kebakaran yang kesekian kalinya ini menimpa gudang mebel milik H Bawazir di RT 22 RW 5 Desa Bawu, Batealit, Jepara. Api diketahui berkobar dan menggasak semua bagian gudang pada Sabtu (10/8/2019), sekitar jam 01.30 WIB dini hari.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran di Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Jepara, Surana menyatakan, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik. Upaya pemadaman dilakukan para petugasnya dibantu warga setempat.

Gudang mebel tersebut diketahui merupakan tempat produksi sejumlah mebeler. Percikan api dari korslenting listrik, menimbulkan kebakaran. Pihaknya yang mendapatkan laporan langsung menuju TKP untuk melakukan upaya pemadaman.

“Kerugian dari kejadian ini menurut taksiran pemiliknya mencapai Rp 100 Juta. Sejumlah alat produksi dan bahan produksi diketahui habis terbakar. Masih beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Surana, Sabtu (10/8/2019).

Peristiwa kebakaran terjadi secara beruntun dalam beberapa pekan terakhir di wilayah Jepara. Sehari sebelumnya, pada Jumat (9/8/2019) dinihari, kebakaran terjadi di Rengging Pecangaan.
Peristiwa kebakaran terjadi secara beruntun dalam beberapa pekan terakhir di wilayah Jepara. Sehari sebelumnya, pada Jumat (9/8/2019) dinihari, kebakaran terjadi di Rengging Pecangaan.Sepekan silam, kebakaran besar meluluh latakan gudang besar di Desa Kecapi. Saat itu kerugian bahkan mencapai kurang lebih Rp 4 miliar.Pihaknya berharap, dari kejadian-kejadian ini masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaan. Musim kemarau yang mulai bergulir saat ini rawan menimbulkan bencana kebakaran. Meski di malam hari sekalipun, kejadian kebakaran terbukti bisa terjadi jika tidak waspada. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler