Budayawan: Ratu Kalinyamat Jangan Hanya Dipahami Lewat Karnaval
Budi Santoso
Minggu, 18 Agustus 2019 18:00:58
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 1988, penobatan putri Sultan Trenggono sebagai penguasa Jepara ini, telah ditetapkan menjadi Hari Jadi Jepara. Sehingga setiap tahun orang Jepara memperingatinya. Bahkan dalam karnaval tingkat desa, selalu ada penampilan Ratu Kalinyamat.
Hal ini disampaikan Hadi Priyanto, salah satu tokoh budayawan Jepara, terkait dengan keberadaan Ratu Kalinyamat di tengah masyarakat Jepara.
Menurutnya, masyarakat harus mengetahui betul tentang apa dan siapa Ratu Kalinyamat seutuhnya. Tidak hanya sebatas pada karnaval-karnaval yang rutin dilakukan di Jepara.
“Masyarakat harus mulai diajak berpikir tentang nilai-nilai keutamaan apa yang bisa diwarisi dan relevan untuk dijadikan sebagai sumber inspirasi dan motivasi, dari sosok Ratu Kalinyamat. Ini penting,” ujarnya, Minggu (18/8/2019).
Masih menurut Hadi Priyanto, pemahaman mengenai sejarah Ratu Kalinyamat harus disampaikan secara benar kepada masyarakat. Ada banyak nilai keutamaan yang bisa diambil dari sosok seorang Ratu Kalinyamat.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



