Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tim BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jepara dan Basarnas Jepara berhasil mengevakuasi dua orang tersebut. Sugi (40) warga Semanding, dan Satiman (47) warga Desa Bucu, sebelumnya diketahui tengah menggali sumur. Namun keduanya diketahui pingsan di dasar sumur yang mereka buat sendiri.

Kepala Pelaksana BPBD Jepara, Arwin Noor Isdianto menyatakan, dua orang korban memang tengah membuat sumur. Pada Kamis (29/8/2019) Sugi turun lebih dulu untuk melanjutkan penggalian yang sudah mencapai kedalaman 15 meter.

Belum beberapa menit turun ke dasar, Sugi merasakan ada hal yang tidak beres. Pernafasannya tiba-tiba sesak dan mendadak badanya lemas. Sugi langsung berteriak minta tolong pada rekannya.

“Mendengar rekannya minta tolong, Pak Satiman berinisiatif melakukan pertolongan. Dia turun. Namun hal yang sama terjadi padanya. Keduanya akhirnya lemas di dasar sumur,” ujar Arwin Noor Isdiyanto.

Awalnya Satiman memang bermaksud menolong rekannya Sugi. Rencananya Sugi akan diikat dengan tali tambang dan ditarik ke atas bersama warga lain. Namun, belum selesai mengikat tubuh korban, Satiman juga merasa sesak nafas dan lemas akibat kekurangan oksigen.

Satiman kemudian berusaha naik kembali untuk menyelamatkan diri. Sedangkan Sugi yang masih di dasar sumur kondisinya semakin parah. Untuk memberi pasokan oksigen, akhirnya warga memasang kipas angin yang diarahkan ke dasar sumur.
Satiman kemudian berusaha naik kembali untuk menyelamatkan diri. Sedangkan Sugi yang masih di dasar sumur kondisinya semakin parah. Untuk memberi pasokan oksigen, akhirnya warga memasang kipas angin yang diarahkan ke dasar sumur.“Usaha memasang kipas angin berhasil memberi tambahan waktu bagi usaha menolong Sugi. Sampai akhirnya tim penolong datang, dan berhasil mengevakuasinya,” imbuh Arwin Noor Isdiyanto.Sugi sendiri kondisinya sudah pingsan saat berhasil dievakuasi oleh tim penolong. Selama satu jam lebih Sugi berada di dasar sumur.Namun hantaran angin melalui kipas angin masih memberi dirinya asupan oksigen meski dalam jumlah yang kurang. Selanjutnya, Sugi langsung dibawa ke Puskesmas Kembang untuk mendapatkan penanganan lebih intensif. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler