Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Jepara, menyatakan tahapan yang sudah dilakukan hingga saat ini adalah penetapan calon petinggi. Selain itu juga sudah dilakukan Penetapan DPT (Daftar Pemilih Tetap) di masing-masing desa.

Dari 136 desa yang akan menggelar Pilpet, hanya dua desa yang belum bisa menetapkan calon. Hal ini terjadi karena di dua desa tersebut dilakukan perpanjangan pendaftaran calon.

"Untuk 134 desa sudah menetapkan calon petinggi pada 24 Agustus 2019 lalu. Sementara dua desa yang mengalami perpanjangan pendaftaran, baru akan melakukan penetapan pada 19 September mendatang," kata Siswanto, Kamis (12/9/2019).

Sejauh ini sudah ada 378 calon dan bakal calon petinggi se-Kabupaten Jepara yang siap bersaing dalam demokrasi tingkat desa. Mereka juga sudah menyatakan komitmen untuk menyukseskan dan menjaga kondusifitas selama Pilpet dilaksanakan.

Ikrar yang diikuti oleh masing-masing calon petinggi juga sudah dilaksanakan. Mereka semua menyatakan kesiapannya untuk siap menang dan siap kalah dalam arena Pilpet.

“Semua calon sudah menyampaikan ikrar untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan Pilpet. Ikrar jangan sampai hanya diucapkan saja, melainkan harus benar-benar dilaksanakan," ujarnya.
“Semua calon sudah menyampaikan ikrar untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan Pilpet. Ikrar jangan sampai hanya diucapkan saja, melainkan harus benar-benar dilaksanakan," ujarnya.Disebutkan juga oleh Siswanto, ada ada tiga komponen yang berperan penting dalam upaya menciptakan kondusifitas selama Pilpet ini. Selain calon petinggi yang harus bisa mengendalikan diri dan pendukungnya, komponen lain adalah panitia pemilihan petinggi di masing-masing desa.Para anggota Panitia Pilpet, dituntut netralitasnya, selain harus menguasai dengan benar regulasi yang berlaku. Sehingga regulasi yang ada bisa dilaksanakan dengan sebenar-benarnya.Selain itu, komponen lainnya adalah masyarakat desa yang bersangkutan. Saat ini secara umum, masih terdengar jika tidak ada uang saku, maka tidak akan mencoblos. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler