Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kejadian ini sempat menimbulkan kepanikan sejumlah orang di sekitar lokasi kejadian. Cabang pohon yang patah berukuran cukup besar menimpa dua mobil yang kebetulan sedang diparkir. Beruntung saat kejadian para pemiliknya tidak ada di dalamnya.

Menurut Camat Jepara Moh Safe’i menyatakan, kejadian ini memang tidak diduga sama sekali. Pohon mangga yang ada di halaman kantornya memang sudah berusia puluhan tahun. Keberadaannya bahkan sudah ada sebelum kantor kecamatan dibangun.

Rimbunnya daun dan usia pohon yang ada, kemungkinan menjadi penyebab patahnya salah satu cabang pohon mangga ini. Angin yang bertiup pada saat kejadian memang agak kencang. Namun tidak terduga jika akhirnya membuat salah satu dahanya patah.

“Daunya memang rimbun sekali. Jadi saat angin datang dahanya tidak mampu menahan. Ada dua mobil yang diparkir dibawahnya saat kejadian,” ujarnya.

Mobil Pelayanan Keliling milik kecamatan pada kejadian ini mengalami kerusakan pada bagian spionnya saja. Sedangkan satu mobil lainya, Honda CRV warna putih milik seorang warga yang sedang diparkir mengalami kerusakan parah.

Mobil yang diparkir di sebelah mobil pelayanan milik Kecamatan Jepara ini, tertimpa persis di bagian kabinnya. Sehingga membuat bagian atap melesok ke bawah karena tertimpa dahan berukuran besar.

Rita Selviana (22), warga Desa Bulu, Jepara, mengaku kaget dengan kejadian ini. Saat itu dirinya baru saja meninggalkan mobil setelah sempat makan di dalam mobilnya.
Rita Selviana (22), warga Desa Bulu, Jepara, mengaku kaget dengan kejadian ini. Saat itu dirinya baru saja meninggalkan mobil setelah sempat makan di dalam mobilnya.Saat itu dirinya berniat membeli minuman es tebu di seberang jalan. Belum ada tiga menit, suara keras terdengar, dan dilihatnya sebuah dahan besar telah menimpa mobilnya.Rita Selviana diketahui sedang menunggu saudaranya yang sekolah di SMP 2 Jepara. Letaknya berada di sebelah berat kantor kecamatan. Sambil menunggu, mobil diparkirkannya di halaman kantor kecamatan tepat di bawah pohon mangga yang akhirnya patah tersebut.“Saya tetap merasa bersyukur, karena belum lama saya keluar dari mobil. Saya masih diselamatkan Tuhan. Soal mobil rusak nanti sajalah dipikirkan,” ujarnya memberikan pernyataan.Usaha untuk mengambil patahan dahan akhirnya dilakukan hingga sore hari. Sejumlah petugas akhirnya dikerahkan dengan menggunakan gergaji mesin. Cabang pohon yang patah ukurannya memang cukup besar. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler