Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara, Sutedjo S Sumarto menyatakan, Agus Santoso, warga Tegal Sambi, Tahunan, Jepara ini tercatat telah melakukan donor darah hingga 103 kali.

Rabu (18/9/2019) hari ini pihaknya juga memberi penghargaan terhadap Agus Santoso. Selain Agus, ada 171 warga Jepara lain yang juga diberi penghargaan olehnya.

Rekor donor terbanyak di bawah Agus Santoso, ada Himawan Wahyu (Desa Lebuawu, Pecangaan) dan Agung Nugroho (Kuwasen, Jepara) yang melakukan donor darah sebanyak 75 kali.

“Kami sampaikan penghargaan ini sebagai apresiasi kami atas tindakan mulia yang sudah diberikan oleh mereka. Semoga hal ini bisa memberi aspirasi dan inspirasi bagi masyarakat untuk bisa menyumbangkan darahnya,” ujar Sutedjo.

Sementara itu, Ketua PMI Jawa Tengah, Imam Triyanto yang hadir dalam kegiatan itu menyatakan, donor darah merupakan kegiatan yang luar biasa. Sumbangan darah yang diberikan bisa bermanfaat untuk siapa saja. Tidak memandang suku, bangsa atau agama. Kalau jenis darahnya cocok, bisa diberikan.

“Mereka (para pendonor darah), layak mendapatlan apresiasi. Penghargaan kepada mereka mudah-mudahan bisa membuat mereka merasa dihargai, meski sebenarnya usaha yang dilakukan tidak bisa dihargai,” ujarnya.

Donor darah, menurutnya akan bisa dilakukan secara lebih efisien pada waktu yang akan datang. Maksudnya, pendonoran darah bisa dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang ada.Donor darah yang didasarkan atas kebutuhan komponen ini, nantinya juga bisa dilakukan tanpa perlu menunggu jarak waktu tiga bulan seperti selama ini.Jika selama ini perlu jarak waktu tiga bulan bagi seorang untuk bisa mendonorkan darahnya lagi, maka dengan cara baru ini cukup sekitar dua pekan saja. Dengan demikian memang lebih efisien.“Donor darah yang disesuaikan kebutuhan komponennya, itu nanti lebih efisien. Donor darahnya dilakukan sesuai kebutuhan komponennya seperti trombosit, eritrosit, atau hanya leukositnya. Lebih efisien,” tambahnya. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler