Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua Kelompok Tani Lohjinawe, Desa Karanggondang,  Warkoyo menyatakan, embung itu saat ini kapasitasnya terbatas. Untuk meningkatkan kapasitasnya, pihaknya mengajukan bantuan untuk perluasan embung tersebut.

Rencana ini sudah dirembug bersama, dan rencananya akan menggunakan tanah banda desa. Pihaknya juga sudah menyampaikan hal ini ke bupati Jepara, dan sudah dijanjikan akan dibantu pembangunan.

“Sejauh ini sudah ada embung kecil yang sumber airnya dari mata air tanah. Agar lebih maksimal, kami berencana untuk memperluas sehingga bisa maksimal untuk pengairan,” ujar Warkoyo, Jumat (20/9/2019).

Rencananya, embung tersebut akan diperluas menjadi berukuran 40x40 meter dengan kedalaman 12 meter. Perluasan itu diharapkan mampu menampung lebih banyak air, dan memberi daya dukung bagi usaha pertanian yang ada.

Selama ini  embung yang ada sudah bisa mengairi sekitar 60 hektare sawah di sekitarnya. Namun karena kapasitas tampung airnya terbatas, sawah yang teraliri hanya bisa ditanami dua kali setahun.

“Nanti kalau sudah diperluas, kami berharap bisa menanam tiga kali dalam setahun. Pak Bupati sudah menyampaikan lampu hijau untuk membantu,” tambahnya.
“Nanti kalau sudah diperluas, kami berharap bisa menanam tiga kali dalam setahun. Pak Bupati sudah menyampaikan lampu hijau untuk membantu,” tambahnya.Terpisah, Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan, pemkab memang siap memberikan bantuan atas rencana masyarakat Karanggondang tersebut. Meski demikian, pihaknya meminta agar proses administrasi tanah desa yang akan dijadikan embung sudah beres.Pemkab melalui dinas teknis juga diupayakan bisa mengucurkan bantuan untuk membuat talud keliling embung. Prosesnya melalui pengajuan dan penganggaran di APBD.“Nanti akan kita bantu, tetapi ya harus nunggu penganggaran. Kalau masalah alat berat, segera kita kirim jika tanah sudah beres administrasinya. Intinya dibantu,” pungkasnya. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler